Wujudkan Karakter Islami berbasis Tapak Suci

 

Wakil Rektor III dalam sambutannya sekaligus membuka acara

Semarang | Bertempat di Halaman Ponpes Putri KH. Sahlan Rosjidi Unimus (12/10/2018) pukul 16.00 WIB, sejumlah 202 mahasantri ikuti latihan Pendidikan Karakter berbasis Tapak Suci. Seni Beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai pencak silat bernafaskan Islam memiliki peran penting dalam pendidikan karakter mahasantri. Pendidikan karakter bukan hanya sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Lebih dari itu, pendidikan karakter adalah usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik sehingga mahasantri mampu bersikap dan bertindak berdasarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannya. Dengan kata lain, pendidikan karakter yang baik harus melibatkan pengetahuan yang baik, perasaan yang baik dan perilaku yang baik sehingga terbentuk perwujudan kesatuan perilaku dan sikap hidup mahasantri.

Mahasantri ikuti pembukaan dengan khidmat

Kegiatan ini menjadi pembiasaan rutin mahasantri Ponpes Putri KH. Sahlan Rosjidi Unimus setiap dua minggu sekali. Latihan perdana sekaligus pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Unimus (Drs. Samsudi Rahardjo, ST, MM, MT), Kepala Asrama (Sri Sukasih, S.Ag), dan Pelatih (Bapak Budi dan Bapak Munsyarif). Wakil Rektor III dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan karakter yang diterapkan sejak sekarang di Asrama bukan hanya latihan semata, yang nantinya juga akan dilaksanakan hingga kenaikan tingkat. Diharapkan seluruh mahasantri dapat mengikuti dengan baik apa yang diajarkan pelatih mulai dari teori dan jurus-jurus tingkat dasar hingga kenaikan tingkat.

 

 

Kelompok 1 latihan di depan gedung Labkes

Kelompok 2 latihan di halaman Asrama

Tapak Suci tetap istiqomah dalam berdakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar melalui pencak silat, berkehendak meraih keunggulan yang lebih meningkat di masa depan disamping memberikan keteladanan dan kedamainan serta mendatangkan rahmatan lil ‘alamin. Melalui program Pendidikan Karakter berbasis Tapak Suci di Ponpes Putri KH. Sahlan Rosjidi Unimus ini mahasantri akan dibentuk menjadi mahasantri yang baik, berakhlaqul karimah dan mempunyai karakter yang Islami. (adm-dfnr)